Pendahuluan
1.1 Pengantar
Javascript diperkenalkan pertama kali
oleh Netscape pada tahun 1995. Pada awalnya bahasa ini dinamakan “LiveScript”
yang berfungsi sebagai bahasa sederhana untuk browser Netscape Navigator 2.
Pada masa itu bahasa ini banyak di kritik karena kurang aman, pengembangannya
yang terkesan buru buru dan tidak ada pesan kesalahan yang di tampilkan setiap
kali kita membuat kesalahan pada saat menyusun suatu program. Kemudian sejalan
dengan sedang giatnya kerjasama antara Netscape dan Sun (pengembang bahasa
pemrograman “Java” ) pada masa itu, maka Netscape memberikan nama “JavaScript”
kepada bahasa tersebut pada tanggal 4 desember 1995. Pada saat yang bersamaan
Microsoft sendiri mencoba untuk mengadaptasikan teknologi ini yang mereka sebut
sebagai “Jscript” di browser Internet Explorer 3. Javascript adalah bahasa yang
berbentuk kumpulan skrip yang pada fungsinya berjalan pada suatu dokumen HTML,
sepanjang sejarah internet bahasa ini adalah bahasa skrip pertama untuk web.
Bahasa ini adalah bahasa pemrograman untuk memberikan kemampuan tambahan
terhadap bahasa HTML dengan mengijinkan pengeksekusian perintah perintah di
sisi user, yang artinya di sisi browser bukan di sisi server web.
Javascript bergantung kepada browser(navigator)
yang memanggil halaman web yang berisi skrip skrip dari Javascript dan tentu
saja terselip di dalam dokumen HTML. Javascript juga tidak memerlukan
kompilator atau penterjemah khusus untuk menjalankannya (pada kenyataannya
kompilator Javascript sendiri sudah termasuk di dalam browser tersebut). Lain
halnya dengan bahasa “Java” (dengan mana JavaScript selalu di banding
bandingkan) yang memerlukan kompilator khusus untuk menterjemahkannya di sisi
user/klien.
1.2 Keperluan Java Script
Untuk mempelajari pemrograman Java
Script, ada dua piranti yang diperlukan, yaitu :
• Teks
Editor
Digunakan untuk menuliskan kode-kode Java Script, teks editor yang dapat digunakan
antara lain notepad dan ultra edit.
• Web
Browser
Digunakan untuk menampilkan halaman web yang mengandung kode-kode Java
Script. Web browser yang digunakan harus mendukung Java Srcipt. Browser yang
dapat digunakan adalah internet explorer dan Netscape Navigator.
1.3 Penulisan Java Script
Kode Java Script dituliskan pada file
HTML.Terdapat dua cara untuk menuliskan kode-kode Java Script agar dapat
ditampilkan pada halaman HTML, yaitu :
a) Java script ditulis pada file yang
sama
Untuk penulisan dengan cara ini,
perintah yang digunakan adalah
<SCRIPT LANGUANGE =”JavaScript”>program
java script disini </SCRIPT>.
Perintah tersebut biasanya diletakkan
diantara Tag <BODY>…</BODY>
Contoh Penulisan :
<HTML>
<HEAD><TITLE>……….</TITLE>
</HEAD>
<BODY>
<SCRIPT LANGUAGE=”Javascript”>
kode javascript disini
</SCRIPT>
kode HTML disini
</BODY>
</HTML>
b) Javascript ditulis pada file terpisah
Kode Javascript bisa juga kita buat
dalam file terpisah dengan tujuan agar dokumen HTML isinya tidak terlalu
panjang. Atribut yang digunakan adalah
<SCRIPT SRC=”namafile.js”>…</SCRIPT>
Diantara tag <SCRIPT………> dan <SCRIPT>
tidak diperlukan lagi kode Javascriptnya karena sudah dibuat dalam file
erpisah. File yang mengandung kode Javascript berekstensi .js
1.4 Program Pertama Javascript
Pada bagian ini kita akan membuat
program dengan menggunakan Javascript. Program ini akan menampilkan teks “
Belajar Pemrograman Javascript”
<HTML>
<BODY>
<SCRIPT language="JavaScript">
<!--
document.write("Belajar Pemrograman
Javascript!");
//-->
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>
<HTML>
<BODY>
<B>Bagian Pertama ini ditulis dengan
HTML!</B>
<P>
<SCRIPT language="JavaScript">
<!--
document.write("Bagian ini ditulis dengan
Javascript!");
//-->
</SCRIPT>
<P>
<B>Bagian Terakhir dari dokumen HTML, ditulis
setelah Script!</B>
</BODY>
</HTML>
<HTML>
<HEAD><TITLE>BElajar Javascript</TITLE>
</HEAD>
<BODY BGCOLOR="gray">
<SCRIPT language="JavaScript">
<!--
document.writeln("<PRE>");
document.write("<B><FONT
SIZE=5>");
document.writeln("SELAMAT DATANG DI JAVASCRIPT");
document.write("</B></FONT>");
document.write("<I>");
document.writeln("Program ini merupakan contoh
sederhana menampilkan
Teks!");
document.write("</I>");
document.writeln("Dengan
Javascript!!!!!!!!");
//-->
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>
Objek document mempunyai dua metode
untuk menuliskan teks, yaitu write dan writeln. Metode write digunakan untuk
menuliskan teks tanpa ganti baris, sedangkan metode writeln digunakan untuk
menuliskan teks dengan ganti baris.
Berikut diberikan contoh Program
Javascript yang diletakkan di file lain dan dipanggil melalui suatu file HTML
File isi.js
document.writeln("<CENTER>");
document.writeln("<HR WIDTH=600
COLOR=Black>");
document.writeln("<H1>UNIVERSITAS
KOMPUTER INDONESIA</H1>");
document.writeln("<H2>FAKULTAS TEKNIK dan
ILMU KOMPUTER<H2>");
document.writeln("<H3>JURUSAN TEKNIK
INFORMATIKA<H3>");
document.writeln("<HR WIDTH=600
COLOR=Black>");
document.writeln("</CENTER>");
File HTML
<HTML>
<BODY>
<B>Contoh ini menggunakan Javascript yang
diambil dari File lain..</B>
<P>
<SCRIPT language="JavaScript"
SRC="isi.js"></SCRIPT>
</BODY>
</HTML>
1.5 Komentar
Sama seperti bahasa pemrograman lain.
Javascript juga menyediakan fasilitas untuk menuliskan komentar, komentar ini
berguna bila nantinya anda atau orang lain membaca program.
Pemberian komentar dalam Javascript
dapat dilakukan dengan dua cara yaitu dengan menuliskan komentar setelah tanda
garis miring dua kali, contoh :
//ini komentar
atau
/*ini juga komentar */
Variabel JavaScript
2.1 Variabel Dalam JavaScript
Variabel adalah empat dimana kita
menyimpan nilai-nilai atau informasi-informasi pada JavaScript. Variabel yang
dideklarasikan dapat di isi dengan nilai apa saja. Dalam JavaScript
pendeklarasian sebuah variabel sifatnya opsional, artinya anda boleh
mendeklarasikan atau tidak hal tersebut tidak menjadi masalah. Jika anda memberi
nilai pada variabel, maka dalam JavaScript dianggap bahwa anda telah mendeklarasikan
variabel tersebut.
Aturan penamaan variabel :
• Harus diawalai dengan karakter (huruf atau baris bawah)
• Tidak boleh menggunakan spasi
• Huruf Kapital dan kecil memiliki arti yang berbeda
• Tidak boleh menggunakan kata-kata yang merupakan perintah dalam JavaScript.
Deklarasi Variabel
Var nama_variabel = nilai
Atau
Nama_variabel = nilai
Contoh :
var nama;
var nama = ”
Zaskia Mecca”
var X = 1998;
var Y;
|
Nama = ”Bunga
Lestari”
X = 1990;
Y = 085932188231
|
2.2 Tipe Data
Tidak seperti bahasa pemrograman
lainnya, JavaScript tidak memiliki tipe data secara explisit. Hal ini dapat dilihat
dari beberapa contoh variabel diatas. Anda mendeklarasikan variabel tapi tidak
menentukan tipenya. Meskipun JavaScript tidak memiliki tipe data secara
explisit. JavaScript mempunyai tipe data implisit. Terdapat empat macam tipe
data implisit yang dimiliki oleh JavaScript yaitu :
• Numerik, seperti : 0222532531, 1000, 45, 3.146789 dsb
• String, seperti : “Hallo”, “April”, “Jl. Setiabudi No 17A”, “Cece
Kirani” dsb
• Boolean, bernilai true atau false
• Null, variabel yang tidak diinisilisasi
2.3 Tipe Numerik
Pada dasarnya JavaScript hanya mengenal
dua macam tipe numerik, yaitu bilangan bulat (integer) dan bilangan
pecahan(real/float). Untuk bilangan bulat, kita dapat merepresentasikan dengan
basis desimal, oktal atau heksadesimal.
Contoh :
var A = 100;
var B = 0x2F;
untuk pendeklarasian tipe bilangan real,
dapat menggunakan tanda titik atau notasi ilmiah (notasi E).
Contoh :
var a = 3.14533567;
var b = 1.23456E+3;
2.4 Tipe String
Untuk mendeklarasikan tipe string dapat
dilakukan dengan cara menuliskan string diantara tanda petik tunggal (’) atau
tanda petik ganda (”)
Contoh :
var str
=’Contoh deklarasi string’;
var str1 =
”cara ini juga bisa untuk menulis string”;
2.5 Tipe Boolean
Tipe boolean hanya mempunyai nilai True
atau False. Tipe ini biasanya digunakan untuk mengecek suatu kondisi atau
keadaan.
Contoh :
var X = (Y
> 90);
contoh diatas menunjukkan bahwa jika Y
lebih besar dari 90 maka X akan bernilai True.
2.6 Tipe Null
Tipe Null digunakan untuk
merepresentasikan variabel yang tidak diberi nilai awal (inisialisasi).
2.7 Operator
Operator pada JavaScript terbagi menjadi
enam, yaitu :
• Aritmatika
• Pemberian nilai (Assign)
• Pemanipulasian bit (bitwise)
• Pembanding
• Logika
• String
a. Operator Aritmatika
Digunakan untuk operan beripe numerik. Ada
dua macam operator aritmatik, yaitu operator numerik tunggal dan operator
aritmatik biner. Perbedaan kedua operator terletak pada jumlah operan yang
harus dioperasikan.
Operator
|
Tunggal/Biner
|
Keterangan
|
+
|
Biner
|
Penjumlahan
|
-
|
Biner
|
Pengurangan
|
*
|
Biner
|
Perkalian
|
/
|
Biner
|
Pembagian
|
%
|
Biner
|
Modulus
|
-
|
Tunggal
|
Negasi
|
++
|
Tunggal
|
Penambahan dengan
satu
|
--
|
Tunggal
|
Pengurangan dengan
satu
|
b. Operator Pemberian Nilai
Digunakan untuk memberikan nilai ke
suatu operan atau mengubah nilai suatu operan.
Operator
|
Keterangan
|
Contoh
|
Ekuivalen
|
=
|
Sama
dengan
|
X=Y
|
|
+=
|
Ditambah
dengan
|
X+=Y
|
X=X+Y
|
-=
|
Dikurangi
dengan
|
X-=Y
|
X=X-Y
|
*=
|
Dikali
dengan
|
X*=Y
|
X=X*Y
|
/=
|
Dibagi
dengan
|
X/=Y
|
X=X/Y
|
%=
|
Modulus
dengan
|
X%=Y
|
X=X%Y
|
&=
|
Bit
AND dengan
|
X&=Y
|
X=X&Y
|
|=
|
Bit
OR
|
X|=Y
|
X=X|Y
|
c. Operator Manipulasi Bit
Operasi ini berhubungan dengan
pemanipulasian bit pada operan bertipe bilangan bulat.
Operator
|
Keterangan
|
&
|
Bit AND
|
|
|
Bit OR
|
^
|
Bit XOR
|
~
|
Bit NOT
|
<<
|
Geser
kekiri
|
>>
|
Geser
kekanan
|
>>>
|
Geser
kekanan dengan diisi nol
|
Contoh :
var A = 12; // A =
1100b
var B = 10; // B =
1010b
var C = A & B
maka akan dihasilkan bilangan seperti
berikut :
1100b
1010b AND
1000b
var A = 12;
var C = A<< 2
var D = A >>
1
maka variabel
C akan bernilai 48(0011 0000b)
variabel D akan bernilai 6 (0110b)
d. Operator Pembanding
Digunakan untuk membandingkan dua buah
operan. Operan yang dikenal operator ini dapat bertipe string, numerik, maupun
ekspresi lain.
Operator
|
Keterangan
|
==
|
Sama
dengan
|
!=
|
Tidak
sama dengan
|
>
|
Lebih
besar
|
<
|
Lebih
kecil
|
>=
|
Lebih
besar atau sma dengan
|
<=
|
Lebih
kecil atau sama dengan
|
e. Operator Logika
Digunakan untuk mengoperasikan operan
yang bertipe boolean.
Operator
|
Keterangan
|
&&
|
Operator logika AND
|
||
|
Operator logika OR
|
!
|
Operator logika NOT
|
Contoh :
var A = true;
var B = false;
var C = A
&& B; //menghasilkan false
var D = A || B ; //
false
var E = !A; //false
f. Operator String
Selain operator pembanding, operator
string pada JavaScript juga mengenal satu operator lagi yang bernama PENGGABUNGAN.
Operator ini digunakan untuk menggabungkan beberapa string menjadi sebuah
string yang lebih panjang.
Contoh :
nama =
”Java” + ”Script”;
akan
menghasilkan ”JavaScript” pada variabel nama
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<HEAD><TITLE>Operasi Aritmatika</TITLE></HEAD>
<BODY>
<P><SCRIPT
language="JavaScript">
<!--
document.writeln("<PRE>");
document.writeln("<H1>Operasi
Aritmatik</H1>");
var A = "100";
var B = "200";
var C = 300;
var D = 400;
var E = A + B;
document.writeln('"100" + "200"
= ' + E);
E = B + C;
document.writeln('"200" + 300 = ' + E);
E = C + D;
document.writeln('300 + 400 = ' + E);
document.writeln("<PRE>");
//-->
</SCRIPT></P>
</BODY>
</HTML>
2. 8 Memasukkan Data
Untuk memasukkan data dari keyboard
dapat dilakukan dengan menggunakan perintah input.
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<HEAD><TITLE>Memasukkan
Bilangan</TITLE></HEAD>
<BODY>
<P><SCRIPT
language="JavaScript">
<!--
function jumlah()
{
var bil1 =
parseFloat(document.fform.bilangan1.value);
if (isNaN (bil1))
bil1=0.0;
var bil2 =
parseFloat(document.fform.bilangan2.value);
if (isNaN (bil2))
bil2=0.0;
var hasil = bil1 + bil2;
alert ("Hasil Penjumlahan = " + hasil);
}
//--></SCRIPT></P>
<FORM NAME ="fform">
<H1><BR>Memasukkan Data Lewat
Keyboard</H1>
<PRE>
Bilangan Pertama :<input type="text"
size="11" name="bilangan1">
Bilangan Kedua :<input type="text"
size="11" name="bilangan2">
</PRE>
<P>
<INPUT TYPE="button"
value="Jumlahkan" onclick="jumlah()">
<INPUT TYPE="reset"
value="Ulang">
</FORM>
</BODY>
</HTML>
Objek JavaScript (1)
3.1 Objek Untuk memasukkan Data
Terdapat beberapa objek yang dapat
digunakan untuk memeasukkan data. Objek-objek tersebut biasanya terdapat dalam
suatu form. Adapun objek-objek tersebut meliputi Objek Text, Objek Radio, Objek
Checkbox, Objek Textarea, dan Objek Select.
3.2 Objek Text
Untuk menginputkan data kita dapat
menggunakan komponen/objek text. Contoh penggunaannya dapat kita lihat pada
contoh berikut :
Contoh Program JavaScript
<html>
<head><title>Latihan Dengan Objek Text</title></head>
<body>
<script languange ="JavaScript">
<!--
function tekan()
{
var namastr = (document.fform.nama.value);
var alamatstr = (document.fform.alamat.value);
document.fform.onama.value = namastr;
document.fform.oalamat.value = alamatstr;
}
//-->
</script>
<form name ="fform">
<H1> Memasukkan Data Dengan Objek
Teks</H1><hr>
<PRE>
Nama Anda : <input type="text"
size="11" name="nama">
Alamat : <input type="text"
size="25" name="alamat">
</PRE>
<BR>
<input type="button"
value="kirim" onclick="tekan()">
<input type="reset"
value="ulang">
<H3>Output</H3>
<PRE>
Jadi Nama Anda adalah :<input
type="text" size="11" name="onama">
Alamat Anda di :<input type="text"
size="25" name="oalamat">
</form>
</body>
</html>
3.3 Objek Radio
Objek radio adalah komponen yang
digunakan untuk melakukan suatu pemilihan data. Karena selalu berupa Array ,
untuk mengakses satu tombol radio digunakan radio[indeks]. Di samping itu objek
radio juga mempunyai nili True jika dipilih dan False jika tidak. Untuk memilih
suatu objek radio menggunakan properti Checked.
Contoh Program JavaScript
<html>
<head><title>Latihan Dengan Objek
Radio</title></head>
<body>
<script languange ="JavaScript">
<!--
function radio_box(form)
{
var ket = "";
if (form.wanita.checked == true)
{
ket = "Wanita";
}
else
{
ket = "Pria";
}
alert('Anda adalah seorang ' +ket);
}
//-->
</script>
<form>
<H1> Memasukkan Data Dengan Objek
Radio</H1><hr>
<p><input type="radio"
value="wanita" name="wanita">Wanita</p>
<hr>
<p><input type="button" value="CONFIRM"
onclick="radio_box(this.form)">
<input type="reset"
value="RESET"></p>
</form>
</body>
</html
3.4 Objek Checkbox
Objek checkbox menyimpan informasi
tentang elemen form yang berupa kotak cek. Penggunaannya hampir sama seperti
objek radio.
Contoh Program JavaScript
<html>
<head><title>Latihan Dengan Objek
Checkbox</title></head>
<body>
<script languange ="JavaScript">
<!--
function radio_box(form)
{
var ket = "";
var ket1 ="";
if (form.bola.checked == true)
{
ket = "Nonton Bola";
}
if (form.tv.checked == true)
{
ket1 = " Nonton Tv";
}
alert('Hobby anda ' +ket+''+ket1);
}
//-->
</script>
<form>
<H1> Memasukkan Data Dengan Objek
Checkbox</H1><hr>
<p>Hobby anda :
<input type="checkbox"
value="ON" name="bola">Nonton Sepak Bola
<input type="checkbox"
value="ON" name="tv">Nonton televisi</p>
<hr>
<p><input type="button"
value="CONFIRM"
onclick="radio_box(this.form)">
<input type="reset"
value="RESET"></p>
</form>
</body>
</html>
3.5 Objek TextArea
Objek textarea menyimpan informasi tentang
elemen form yang berupa kotak teks dengan banyak baris.
Contoh Program JavaScript
<html>
<head><title>Latihan Dengan Objek
TextArea</title></head>
<body>
<script languange ="JavaScript">
<!--
function tekan()
{
var ketstr = (document.fform.Ket.value);
document.fform.Oket.value = ketstr;
}
//-->
</script>
<form name ="fform">
<H1> Memasukkan Data Dengan Objek
TextArea</H1><hr>
<h3>Keterangan :<h3><br>
<textarea name="Ket" rows="3"
cols="30"></textarea>
<BR><BR>
<input type="button"
value="kirim" onclick="tekan()">
<input type="reset"
value="ulang">
<H3>Output Keterangan :</H3>
<textarea name="Oket"
rows="3" cols="30"></textarea>
</form>
</body>
</html>
Objek Select menyimpan informasi tentang
elemen form yang berupa kotak daftar. Objek select berguna apabila di dalam form
terdapat banyak pilihan yang jelas mempunyai nilai tertentu.
Contoh Program JavaScript
<html>
<head><title>Latihan Dengan Objek
Select</title></head>
<body>
<script languange ="JavaScript">
<!--
function tekan()
{
var jurusanstr = (document.fform.Jurusan.value);
document.fform.Ojurusan.value = jurusanstr;
}
//-->
</script>
<form name ="fform">
<H1> Penggunaan Objek
Select</H1><hr>
<h3>Masukan :<h3>
Jurusan Di STMIK BUMIGORA :<select
name="Jurusan" Size="1">
<option value ="Teknik Informatika">
Teknik
Informatika </option>
<option value ="Manajemen
Informatika"> Manajemen
Informatika </option>
<option value ="Teknik Komputer">
Teknik Komputer
</option>
<option value ="Teknik Industri">
Teknik Industri
</option>
<option value ="Teknik Elektro">
Teknik Elektro
</option>
<option value ="Teknik Sipil">
Teknik Sipil </option>
<option value ="Teknik Arsitektur">
Teknik Arsitektur
</option>
<option value ="Teknik Perencanaan Wil. Kota
">
Perencanaan Wil. Kota </option>
</select>
<p><input type="button"
value="kirim" onclick="tekan()">
<input type="reset"
value="ulang">
<H3>Output jurusan :</H3>
<input type="text"
name="Ojurusan" size="30">
</form>
</body>
</html>
Percabangan
4.1 Percabangan
Untuk membuat suatu halaman yang dinamis
dan interaktif, perancang halaman Web membutuhkan perintah-perintah yang dapat
mengatur aliran dari informasi. Berdasarkan hasil komputasi yang telah
dilakukan, JavaScript akan membuat keputusan jalur mana yang akan dieksekusi. Pada
dasarnya dalam JavaScript terdapat dua macam pernyataan percabangan yaitu if..else
dan switch
4.2 If..Else
Pernyataan ini digunakan untuk menguji
sebuah kondisi dan kemudian mengeksekusi pernyataan tertentu bila kondisi tersebut
terpenuhi, dan mengeksekusi pernyataan lain bila kondisi tersebut tidak
terpenuhi.
if (kondisi)
{
//pernyataan1 dieksekusi
//bila kondisi terpenuhi
}
else
{
//pernyataan2 dieksekusi
//bila kodisi tidak terpenuhi
}
kondisi adalah ekspresi JavaScript yang
mana hasil evaluasinya memiliki nilai Boolean true atau false Untuk kasus yang
melibatkan lebih banyak kondisi, maka kita dapat meletakkan pernyataan if lain
setelah else
if (kondisi1)
{
//pernyataan1 dieksekusi
//bila kondisi1 terpenuhi
}
else if (kondisi2)
{
//pernyataan2 dieksekusi
//bila kodisi1 tidak terpenuhi
}
else
{
//pernyataan3 dieksekusi
//bila kodisi2 tidak terpenuhi
}
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<HEAD><TITLE>Percabangan
IF-ELSE</TITLE></HEAD>
<BODY>
<SCRIPT language="JavaScript">
<!--
function tanyabilangan()
{
var bil = parseFloat(document.fform.bilangan.value);
var jenis = " ";
if(isNaN(bil))
{
alert("Anda Belum memasukkan Bilangan");
}
else
{
if (bil > 0)
{
jenis = " Adalah bilangan Positif";
}
else if (bil < 0)
{
jenis = " Adalah bilangan Negatif";
}
else
{
jenis = " Adalah Nol";
}
alert (bil+" "+jenis);
}
}
//--></SCRIPT>
<FORM NAME ="fform">
<H2><BR>Bilangan Negatif, Nol, Atau
Positif ???</H2>
Masukkan Bilangan :<input type="text"
size="11" name="bilangan">
<P>
<INPUT TYPE="button"
value="Tanya" onclick="tanyabilangan()">
<INPUT TYPE="reset"
value="Ulang"> </p>
</FORM>
</BODY>
</HTML>
4.3 Contoh Kasus
Perusahaan Travel ”Yaniell Smart”
mempunyai armada dengan tujuan :
Tujuan
|
Harga
Tiket
|
Jakarta
|
100000
|
Cirebon
|
150000
|
Tasikmalaya
|
200000
|
Apabila seorang pemesan sudah menjadi
anggota/member Travel “Yaniell Smart” maka akan mendapatkan diskon 10 %.
Subtotal : Harga
tiket X Jumlah tiket
Diskon : 0.10 X
Subtotal
Total : Subtotal -
Diskon
|
Buat Program dengan menggunakan Javascript
untuk menyelesaikan masalah tersebut. Dengan ketentuan sebagai berikut :
Input : Nama
pemesan
Tujuan
Jumlah Tiket
Member
|
Output : Harga
Tiket
Sub Total
Diskon
Total Bayar
|
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<HEAD><TITLE>Percabangan IF-ELSE 2</TITLE></HEAD>
<BODY>
<SCRIPT language="JavaScript">
<!--
function hitungtotal()
{
var nama = (document.fform.inama.value);
var tujuan = (document.fform.itujuan.value);
var jumlahtiket =
parseFloat(document.fform.ijumlah.value);
var ht = 0.0;
var sub = 0.0;
var diskon =0.0;
var total =0.0;
if (tujuan=="Jakarta")
{
ht =100000;
}
else if (tujuan=="Cirebon")
{
ht =150000;
}
else
{
ht =200000;
}
sub = jumlahtiket*ht;
if (document.fform.imember.checked==true)
{
diskon =0.10*sub;
}
else
{
diskon=0.0;
}
total = sub-diskon;
document.fform.otiket.value=eval(ht);
document.fform.osub.value=eval(sub);
document.fform.odiskon.value=eval(diskon);
document.fform.ototal.value=eval(total);
// gunakan untuk mengecek !!! alert (total);
}
//--></SCRIPT>
<FORM NAME ="fform">
<table border="1"
align="center"width="70%">
<tr>
<td width="100%"
colspan="2"><H2 ALIGN="center">Travel Yaniell
Smart</H2></td>
</tr>
<tr>
<td width="50%"><PRE>
Nama :<input type="text"
size="20" name="inama">
Tujuan :<select name="itujuan"
size=1>
<option
value="Jakarta">Jakarta</option>
<option
value="Cirebon">Cirebon</option>
<option
value="Tasikmalaya">Tasikmalaya</option>
</select>
Jumlah Tiket :<input type="text"
size="11" name="ijumlah">
Member :<input type="checkbox"
name="imember">Ya</td></pre>
<td width="50%"><pre>
Harga Tiket :<input type="text"
size="10" name="otiket">
Sub Total :<input type="text"
size="10" name="osub">
Diskon :<input type="text"
size="10" name="odiskon">
Total Bayar :<input type="text"
size="10" name="ototal"></td><pre>
</tr>
<tr>
<td width="100%"
colspan="2">
<center>
<INPUT TYPE="button"
value="Hitung" onclick="hitungtotal()">
<INPUT TYPE="reset"
value="Ulang">
</center></td>
</tr>
</table>
</FORM>
</BODY>
</HTML>
4.4 Percabangan Majemuk
Percabangan majemuk adalah suatu percabangan
yang dapat melibatkan lebih dari 1 kondisi di dalam percabangannya. Biasanya
percabangan sepert ini menggunakan operator tambahan seperti AND, OR dan
sebagainya.
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<HEAD><TITLE>Percabangan
IF-ELSE 3</TITLE></HEAD>
<BODY>
<SCRIPT
language="JavaScript">
<!--
function
hitungip()
{
var
quis = parseFloat(document.fform.iquis.value);
var
tugas = parseFloat(document.fform.itugas.value);
var
uts = parseFloat(document.fform.iuts.value);
var
uas = parseFloat(document.fform.iuas.value);
var
ip =" ";
var
ket=" ";
var
na = (0.10*quis)+(0.20*tugas)+(0.30*uts)+(0.40*uas);
if
((na > 80) && (na <=100))
{
ip
="A";
ket="Lulus
dengan Sangat Baik";
}
else
if ((na > 68) && (na <=80))
{
ip
="B";
ket="Lulus
dengan Baik";
}
else
if ((na > 55) && (na <=68))
{
ip
="C";
ket="Lulus
dengan Cukup";
}
else
if ((na > 38) && (na <=55))
{
ip
="D";
ket="Lulus
dengan Kurang";
}
else
{
ip
="E";
ket="Tidak
Lulus";
}
document.fform.oip.value=ip;
document.fform.oket.value=ket;
// gunakan
untuk mengecek alert (ip+""+na);
}
//--></SCRIPT>
<FORM
NAME ="fform">
<table
border="1" width="100%" ALIGN="center" >
<tr>
<td
width="100%" colspan="4"><H2
ALIGN="center">Menghitung Indeks
Prestasi</H2></td>
</tr>
<tr>
<td
width="25%">Quis (10%) :<input type="text"
size="10"
name="iquis">
</td>
<td
width="25%">Tugas (20%):<input type="text"
size="10"
name="itugas">
</td>
<td
width="25%">UTS (30%):<input type="text"
size="10"
name="iuts">
</td>
<td
width="25%">UAS (40%) :<input type="text"
size="10"
name="iuas">
</td>
</tr>
<tr>
<td
width="100%" colspan="4"><P
Align="center">
<INPUT
TYPE="button" value="Hitung"
onclick="hitungip()">
<INPUT
TYPE="reset" value="Ulang"> </p></td>
</tr>
<tr>
<td
width="100%" colspan="4" align="center">
Indeks
Prestasi :<input type="text" size="5"
name="oip">
Keterangan
:<input type="text" size="25"
name="oket"></td>
</tr>
</table>
</FORM>
</BODY>
</HTML>
4.5 Switch
Selain menggunakan if..else, percabangan
juga dapat ditangani dengan perintah switch. Dengn kata lain pernyataan switch
digunakan untuk menyederhanakan pernyataan if..else yang terlalu banyak.
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<HEAD><TITLE>Percabangan
Switch</TITLE></HEAD>
<BODY>
<SCRIPT
language="JavaScript">
<!--
function
tanyabulan()
{
var
bulan = parseFloat(document.fform.ibulan.value);
var
namabulan=" ";
switch
(bulan)
{
case
1 : namabulan="Bulan ke 1 adalah = Januari";break;
case
2 : namabulan="Bulan ke 2 adalah = Februari";break;
case
3 : namabulan="Bulan ke 3 adalah = Maret";break;
case
4 : namabulan="Bulan ke 4 adalah = April";break;
case
5 : namabulan="Bulan ke 5 adalah = Mei";break;
case
6 : namabulan="Bulan ke 6 adalah = Juni";break;
case
7 : namabulan="Bulan ke 7 adalah = Juli";break;
case
8 : namabulan="Bulan ke 8 adalah = Agustus";break;
case
9 : namabulan="Bulan ke 9 adalah = September";break;
case
10 : namabulan="Bulan ke 10 adalah = Oktober";break;
case
11 : namabulan="Bulan ke 11 adalah = November";break;
case
12 : namabulan="Bulan ke 12 adalah = Desember";break;
default
: namabulan="Anda salah mengisi";
}
alert(namabulan);
}
//--></SCRIPT>
<FORM
NAME ="fform">
<H2>Penggunaan
Percabangan Switch</H2><HR>
<PRE>
Masukkan
Nomor Bulan [1-12] :<input type="text" size="2"
name="ibulan">
<INPUT
TYPE="button" value="Hitung" onclick="tanyabulan()"><INPUT
TYPE="reset"
value="Ulang">
</PRE>
</FORM>
</BODY>
</HTML>
5.1 Perulangan
Untuk mengulang kejadian beberapa kali
maka kita membutuhkan proses perulangan. Pada JavaScript dikenal beberapa
metode/cara perulangan.
5.2 Perulangan For
Digunakan untuk mengeksekusi
pernyataan-pernyataan beberapa kali. Perulangan For paling sering dipakai, jika
anda sudah tahu akhir dari perulangan tersebut. . Perintah for mengulang suatu
loop sampai kondisi menghasilkan evaluasi true atau loop keluar dengan perintah
break .
Contoh :
for
(nilai awal;kondisi;penambahan)
{
ulang
pernyataan ini;
}
Contoh dalam program :
For(x=1;x<=10;x++)
{
document.writeln(”Belajar
JavaScript”);
}
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<HEAD><TITLE>Latihan
Perulangan I</TITLE></HEAD>
<SCRIPT
LANGUAGE="JavaScript">
<!--
menyembunyikan script dan browser non-JS
document.writeln("<H2>Latihan
Perulangan For</H2>");
document.writeln("------------------------------------------------");
for (i=1; i<=10;
i++)
{
sq=i*i;
document.writeln("<PRE>");
document.write("Angka:"
+ i + " -----> Kuadrat: " + sq + "<BR>");
document.writeln("</PRE>");
}
document.writeln("------------------------------------------------");
// akhir dari
penyembunyian -->
</SCRIPT>
</HEAD>
<BODY>
</BODY>
</HTML>
5.3 Perulangan While
Perulangan lain yang dapat digunakan
adalah dengan menggunakan perintah While. Perintah while digunakan untuk
perulangan yang tidak diketahui berapa kali proses perulangannya. Perintah
while terus mengulangi loop selama kondisi memiliki nilai true. Syntax untuk
perintah while adalah sebagai berikut :
while
(kondisi)
{
ulang
pernyataan ini;
}
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<HEAD><TITLE>Latihan
Perulangan II</TITLE></HEAD>
<SCRIPT
LANGUAGE="JavaScript">
<!--
menyembunyikan script dan browser non-JS
var
deret = prompt('Masukkan Jumlah Deret :','');
document.writeln("<H2>Latihan
Perulangan While</H2>");
document.writeln("------------------------------------------------");
document.writeln("<BR>");
var
jml = 0.0;
var
angka = 1;
while
(angka <= deret)
{
jml=
jml+angka;
angka++
}
document.writeln("<BR>");
document.writeln("Jumlah
Deret dari 1 sampai "+deret+" adalah =
“+jml);
document.writeln("<BR>");
document.writeln("------------------------------------------------");
//
akhir dari penyembunyian -->
</SCRIPT>
</HEAD>
<BODY>
</BODY>
</HTML>
5.4 Perulangan Do While
Perulangan ini hampir sama seperti
while, digunakan apabila kita belum tahu berapa kali perulangan harus
dilakukan. Bedanya pernyataan do..while pengujiannya dilakukan di akhir
pernyataan.
Do
{
//pernyataan1
dieksekusi
}
while (kondisi);
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<HEAD><TITLE>Latihan
Perulangan III(Do-While)</TITLE></HEAD>
<BODY>
<SCRIPT
LANGUAGE="JavaScript">
<!--
menyembunyikan script dan browser non-JS
function
pass()
{
var
coba = 1;
do
{
p =
prompt("Tuliskan password dengan benar","");
if
(p=="BUMIGORA")
{
alert("Selamat
Datang Friends");
window.open("welcome.html");
break;
}
else
{
alert("Password
Salah !!! Ulangi lagi.");
}
if
(coba==3)
{
alert("maaf,
kesempatan anda hanya 3 kali");
history.go(-1);
}
coba=coba+1;
}
while
(coba<=3)
}
//
akhir dari penyembunyian -->
</SCRIPT>
<FORM
METHOD="post">
<INPUT
TYPE="button" VALUE="Password"
ONCLICK="pass()">
</FORM>
</BODY>
</HTML>
Adapun hasil yang diperoleh adalah
sebagai berikut :
1. Tampilan awal
2. Prompt password
3. Alert apabila terjadi kesalahan
password
4. Alert apabila telah terjadi 3 kali
kesalahan
5. Apabila password benar
6. Halaman utama
Objek JavaScript (2)
6.1 Objek Array (Array Object)
Array adalah suatu variable yang dapat
memuat beberapa nilai secara berurutan atau seri. Artinya variable yang
dideklarasikan sebagai array isinya tidak satu. Berikut adalah pendeklarasian
untuk array.
nama = new Array(3)
Pernyataan diatas menunjukan bahwa
variabel nama memiliki 3 elemen. Ketiga elemen tersebut akan memiliki nilai
masing-masing 0, 1, 2. Nilai pertama = 0. Untuk mengisikan ketiga elemen
tersebut kita dapat melakukan dengan cara :
nama[0] =”Dian”
nama[1] =”Andri”
nama[2]=”Irawan”
Selain cara diatas kita juga bisa
mendeklarasikan array sekaligus dengan mengisikan elemen-elemennya.
nama = new Array(”Dian”,”Andri”,”Irawan”)
Maka hasilnya seperti dibawah ini :
nama yang ke 1 [0] isinya adalah ”Dian”
nama yang ke 2 [1] isinya adalah ”Andri”
nama yang ke 3 [2] isinya adalah
”Irawan”
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>
LAtihan Objek Array</TITLE>
<BODY>
<h3>Latihan
Objek Array I</H3>
Nama
pada data ke 3 adalah :
<SCRIPT
LANGUAGE="JavaScript">
<!--
Memyembunyikan kode dari browser non-js
function
cobaarray()
{
nama
= new Array("Dian","Andri","Irawan");
document.write(nama[2]);
}
//
akhir dari penyembunyian -->
</SCRIPT>
<SCRIPT
LANGUAGE="JavaScript">
cobaarray();
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>
LAtihan Objek Array</TITLE>
<BODY>
<h3>Latihan
Objek Array II</H3>
Pemanggilan
data Array dengan Perintah Perulangan For<BR>
<SCRIPT
LANGUAGE="JavaScript">
<!--
Memyembunyikan kode dari browser non-js
var
nilai = new Array(3);
nilai[0]="A";
nilai[1]="B";
nilai[2]="C";
for
(a=0;a<3;++a)
{
document.writeln("<B>Nilai
ke "+ [a+1] +" : "+nilai[a]+"<BR>");
}
//
akhir dari penyembunyian -->
</SCRIPT>
<SCRIPT
LANGUAGE="JavaScript">
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>
6.2 Objek Tanggal ( Date Object)
Objek ini digunakan untuk memanipulasi
tanggal dan waktu pada JavaScript. Untuk pendeklarasiannya adalah sebagi
berikut :
lama = new Date()
pernyataan diatas menyatakan bahwa
variabel lama mengandung unsur tanggal dan waktu.
Metode-metode untuk
Objek Date
Metode
|
Kegunaan
|
getDate()
|
Menghasilkan
tanggal (integer) mulai 1 – 31.
|
getDate()
|
Menghasilkan
hari(integer) mulai 0-6.
Minggu =
0, Senin = 1,...............
|
getMonth()
|
Menghasilkan
bulan(integer) mulai 0-11.
Januari=0,
Feb=1,......
|
getFullYear()
|
Menampilkan
tahun menjadi 4 digit
|
getHours()
|
Menghasilkan
jam mulai 0-23
|
getMinutes()
|
Menghasilkan
menit mulai 0-59
|
getSeconds()
|
Menghasilkan
detik mulai 0-59
|
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>
LAtihan Objek Date</TITLE>
<BODY
bgcolor="lightblue">
<h3
align="center">Latihan Objek Date/Tanggal</H3>
<SCRIPT
LANGUAGE="JavaScript">
<!--
Memyembunyikan kode dari browser non-js
var
hari = new
Array("Senin","Selasa","Rabu","Kamis",
"Jumat","Sabtu","Minggu");
var
bulan = new Array("Januari","Februari","Maret","April",
"Mei","Juni","Juli","Agustus",
"September","Oktober","November","Desember");
var
t = new Date();
var
hari_ini=hari[t.getDay()-1];
var
tanggal=t.getDate();
var
bulan_ini=bulan[t.getMonth()];
var
tahun=t.getYear();
var
jam =t.getHours();
var
menit =t.getMinutes();
var
detik =t.getSeconds();
document.write("<font
size=5 face=arial>");
document.write("<b><center>
Sekarang
adalah hari :"+hari_ini+",tanggal: "+ tanggal +" "+
bulan_ini +" " +tahun);
document.write("<hr
width=700>");
document.write("</font>");
document.write("<font
size=3 face=arial>");
document.write("<b><center>Jam
sekarang = "+ jam +":"+
menit+":"+detik);
document.write("</font>");
//
akhir dari penyembunyian -->
</SCRIPT>
<SCRIPT
LANGUAGE="JavaScript">
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>
6.3 Objek Math
Math digunakan untuk menangani
perhitungan matematis yang rumit. Bentuk penulisan :
Math.metode(nilai)
Metode Untuk Objek
Math
Metode
|
Keterangan
|
abs(a)
|
Nilai
absolut dari a
|
acos(a)
|
Nilai
arc-kosinus dari a
|
asin(a)
|
Nilai
arc-sinus dari a
|
atan(a)
|
Nilai
arc-tan dari a
|
ceil(a)
|
Membulatkan
nilai ke integer diatasnya
|
cos(a)
|
Nilai
kosinus dari a
|
exp(a)
|
Nilai E
pangkat a
|
log(a)
|
Nilai
logaritma dari a
|
max(a,d)
|
Nilai
terbesar dari a dan d
|
min(a,d)
|
Nilai terkecil
dari a dan d
|
pow(a,d)
|
Nilai
dari a pangkat d
|
random(a)
|
Nilai acak antara 0 dan 1
|
round(a)
|
Membulatkan
nilai a ke integer terdekat
|
sqrt(a)
|
Nilai
akar dari kuadrat a
|
sin(a)
|
Nilai
sinus dari a
|
tan(a)
|
Nilai
tangen dari a
|
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<HEAD>
<TITLE>
LAtihan Objek Math></TITLE>
<BODY>
<h3>Latihan
Dengan Objek Math</h3>
<SCRIPT
LANGUAGE="JavaScript">
<!--
Begin
var
a=10;
var
b=5;
besar=Math.max(a,b);
document.write("antara
" + a + " dan "+ b +" lebih besar
"+besar+"<br>");
pangkat=Math.pow(b,a);
document.write(b+
" pangkat "+ a +" adalah "+pangkat+"<br>");
var
ran;
ran
= Math.round(Math.random()*50000);
document.write("Anda
adalah pengunjung yang ke " + ran + ".<br>");
var
akar;
akar
=Math.sqrt(ran);
document.write
("Akar dari " + ran + " adalah "+akar);
//
End -->
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>
Objek JavaScript (3)
7.1 Objek String
String adalah suatu objek yang merupakan
kumpulan dari elemen karakter-karakter. Dalam Javascript string atau karakter
harus diapit dengan tanda petik ganda(“) atau tanda petik tunggal(‘).
Contoh pendeklarasian Objek String :
Nama = “Shafana Vevica”
Panjang = Nama,length; // Panjang akan berisi 14
Length adalah property yang sering
digunakan dalam objek string yang digunakan untuk mengetahui banyaknya karakter
dalam suatu string. Objek String juga memiliki method yang dapat digunakan
untuk memanipulasi string tersebut. Adapun Method yang dapat digunakan meliputi
:
Kejadian
|
Keterangan
|
onClick
|
Kejadian
yang dibangkitkan bila pengguna mengklik sebuah elemen form atau link.
|
onChange
|
Dibangkitkan
bila informasi masukan pada sebuah elemen form (text, textarea, select)
diubah oleh
pengguna.
|
onBlur
|
Dibangkitkan
ketika suatu elemen kehilangan focus masukan, yaitu ketika pengguna menekan
tombol <tab> atau mengklik elemen lain form lainnya.
|
onFocus
|
Dibangkitkan
bila sebuah elemen form menerima focus masukan; yaitu bila pengguna mengklik
elemen form tersebut atau menekan tombol <tab> sehingga focus masukan
berpindah ke elemen ini.
|
onAbort
|
Dibangkitkan
bila pengguna menghentikan pemuatan citra (tag<img>) yaitu bila
pengguna menekan tombol stop atau mengklik link.
|
onError
|
Dibangkitkan
bila terjadi kesalahan saat browser memuat dokumen atau citra.
|
onLoad
|
Dibangkitkan
bila browser selesai memuat document
|
onUnload
|
Dibangkitkan
bila pengguna keluar dari dokumen
|
onMouseOver
|
Dibangkitkan
bila kursor mouse berada di atas sebuah link.
|
onMouseOut
|
Dibangkitkan
bila kursor mouse keluar dari daerah link atau peta citra.
|
onReset
|
Dibangkitkan
bila pengguna menekan tombol reset
|
onSelect
|
Kejadian
yang dibangkitkan bila pengguna memilih sebagian atau seluruh teks pada
elemen form yang berupa kotak teks.
|
onSubmit
|
Dibangkitkan
ketika pengguna menekan tombol submit.
|
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<BODY
BGCOLOR="lightblue">
<H3>Latihan
Objek String</H3>
<SCRIPT
LANGUAGE="Javascript">
nama
="Shafana Vevica";
panjang=nama.length;
n=nama.substring(1,4);
besar=nama.toUpperCase()
namakulink=nama.link('shafa.html');
document.writeln('Namaku
adalah = '+ nama +'<BR>');
document.writeln('Panjang
namaku adalah '+ panjang + ' karakter <BR>');
document.writeln('method
BIG = '+ nama.big() +'<BR>');
document.writeln('method
SMALL = '+ nama.small() +'<BR>');
document.writeln('method
SUB = '+ nama.sub() +'<BR>');
document.writeln('method
SUP = '+ nama.sup() +'<BR>');
document.writeln('method
BOLD = '+ nama.bold() +'<BR>');
document.writeln('method
ITALIC = '+ nama.italics() +'<BR>');
document.writeln('method
FONTCOLOR = '+ nama.fontcolor('red')
+'<BR>');
document.writeln('method
LOWERCASE = '+nama.toLowerCase() +'<BR>');
document.writeln('method
UPPERCASE = '+ besar +'<BR>');
document.writeln('method
SUBSTRING = '+ n +'<BR>');
document.writeln('method
STRIKE = '+ nama.strike() +'<BR>');
document.writeln('method
CharAT = '+ nama.charAt(3) +'<BR>');
document.writeln('method
Link = '+ namakulink +'<BR>');
document.writeln('Index
Huruf c = '+ nama.indexOf("c") +'<BR>');
awal=nama.indexOf('V');
akhir=nama.length;
document.writeln('Kata
Yang Tersisa = '+ nama.substring(awal,akhir)
+'<BR>');
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>
7.2 Objek Document
Objek ini digunakan untuk mengakses
informasi mengenai dokumen HTML, tampilan output dan memanipulasinya.
Property dari objek document meliputi :
Property
|
Fungsi
|
bgColor
|
Memberikan warna
latar belakang
|
fgColor
|
Memberikan warna
foreground atau warna huruf
|
link[]
|
Mengakses objek
anchor/link(dapat digunakan nama objek anchor/link)
|
linkColor=warna
|
Memberikan warna
link
|
alinkColor=warna
|
Memberikan warna
pada active link
|
vlinkColor=warna
|
Memberikan warna
pada visited link
|
title=judul window
|
Memberikan
judul/title window
|
image[]
|
Mengakses objek
image(dapat digunakan nama objek anchor/link)
|
forms[]
|
Mengakses objek
form(dapat digunakan nama objek form)
|
Method dari objek document meliputi :
Method
|
Fungsi
|
open()
|
Menciptakan/membuka
document HTML
|
close()
|
Mengakhiri
document HTML
|
write(output)
|
Memberikan output
ke browser
|
writeln(output)
|
Memberikan output
ke browser dengan menyertakan perpindahan baris
|
Khusus untuk output ke browser ada
beberapa hal yang perlu diperhatikan :
• Diisi dengan string(“) atau (‘)
• Dapat diberikan tag HTML
• Dapat digunakan untuk menampilkan isi dari variable
• Terdapat karakter spesial :
\b = untuk backspace
\f = untuk form feed
\n = untuk baris baru
\r = untuk carriage return
\t = untuk tab
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<BODY>
<H3>Latihan
Objek Document</H3><hr>
Dengan
perintah ini maka teks dalam dokumen ini akan berwarna
putih<BR>
<SCRIPT
LANGUAGE="Javascript">
nama="google";
document.bgColor="blue";
document.fgColor="white";
document.title="Belajar
objek Document";
document.linkColor="red";
document.vlinkColor="green";
document.alinkColor="white";
namakulink=nama.link('http://google.com');
document.writeln('Warna
Link = '+ namakulink +'<BR>');
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>
7.3 Objek Window
Objek window merupakan objek tertinggi
dalam objek Javascript. Objek ini digunakan untuk memanipulasi tampilan jendela
dari document HTML.
Property pada Objek
window
Property
|
Fungsi
|
length
|
Mengetahui jumlah
frame pada window
|
location.href
|
Mengakses objek
location untuk melakukan
redirect atau
berpindah ke alamat tertentu.
|
Status=nilai_status
|
Memberikan nilai
status window.
|
Metode-metode untuk Objek window
Method
|
Fungsi
|
alert(pesan)
|
Memunculkan
messagebox sebuah pesan
Kesalahan.
|
confirm(pesan)
|
Memunculkan pesan
konfirmasi. Method
ini akan
menghasilkan dua nilai kembalian
yaitu true untuk
Ok dan false untuk Cancel.
|
prompt(pesan,nilai
default)
|
Memunculkan pesan
yang menunggu sebuah input.
|
close()
|
Menutup jendela
aktif
|
open(url|file,windowname,feature)
|
Membuka jendela
baru dengan feature meliputi :
toolbar=yes|no
mengaktifkan toolbar
status=yes|no
mengaktifkan window status
menubar=yes|no
mengaktifkan menubar
scrollbars=yes|no
mengaktifkan scrollbar
resizable=yes|no
jendela resizeable
width = ukuran
lebar jendela
height = ukuran
tinggi jendela
|
print()
|
Membuka jendela
dialog print
|
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<BODY>
<H3>Latihan
Objek Window</H3><hr>
<SCRIPT
LANGUAGE="Javascript">
window.status="Welcome";
window.alert=("Selamat
Datang");
angka=window.prompt("Inputkan
Angka ?",0);
document.write("Angka
vaforit anda adalah =<strong>" +angka+
"</strong><br>");
tampung=window.confirm("jenis
kelamin anda Pria ?");
if(tampung)
{
document.write("Boleh
Kenalan donk");
}
else
{
document.write("Ok
dech");
}
window.close();
</SCRIPT>
</BODY>
</HTML>
Contoh penggunaan perintah window.open
dan window.location untuk membuka halaman web lain.
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<BODY>
<CENTER><H3>Latihan
Objek Document</H3><hr>
Membuka
Web Page dengan Perintah Window.Open dan Window.Location
</CENTER>
<SCRIPT
LANGUAGE="Javascript">
function
konek1()
{
window.open("utsb.HTML");
}
function
konek2()
{
window.location="kunci_jawaban
UTS.HTML";
}
</SCRIPT>
<FORM
METHOD="post">
<P><CENTER>
<INPUT
TYPE="button" VALUE="Kunci Jawaban UTS A"
ONCLICK="konek1()">
<INPUT
TYPE="button" VALUE="Kunci Jawaban UTS B"
ONCLICK="konek2()">
</FORM></CENTER>
</BODY>
</HTML>
Contoh penggunaan objek
window.location.href untuk membuka halaman web yang lain.
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<BODY>
<CENTER><H3>Latihan
Objek Document</H3><hr>
Membuka
Web Page dengan Perintah Window.Location.href
</CENTER>
<SCRIPT
LANGUAGE="Javascript">
function
konek1()
{
if(document.pilihan.pilih.options[0].selected)
{
window.location.href="latobjekradio.HTML";
}
else
if (document.pilihan.pilih.options[1].selected)
{
window.location.href="latobjekselect.HTML";
}
else
if (document.pilihan.pilih.options[2].selected)
{
window.location.href="latobjekteksarea.HTML";
}
return
true;
}
function
konek2()
{
var
pilihint;
var
pilihstr;
pilihint=document.pilihan.pilih.selectedIndex;
pilihstr=document.pilihan.pilih.options[pilihint].text;
document.pilihan.pilihteks.value="
Go To " + pilihstr + "!" ;
}
</SCRIPT>
<CENTER>
<FORM
NAME="pilihan">
<B>MENU
PILIHAN DENGAN TOMBOL</B>
<P><SELECT
NAME="pilih" ONCHANGE="konek2()" MULTIPLE
SIZE="3">
<OPTION>Latihan
Objek Radio</OPTION>
<OPTION>Latihan
Objek Select</OPTION>
<OPTION>Latihan
Objek Teks Area</OPTION>
</SELECT>
</P>
<P><BR>
<INPUT
TYPE="button" name="pilihteks" value""
size="40"
maxlength="40">
</P>
<P>
<INPUT
TYPE="button" NAME="Gobutton" VALUE="Goo!!"
ONCLICK="konek1()">
</P>
</FORM></CENTER>
</BODY>
</HTML>
Kejadian (Event) – 1
8.1 Kejadian (Event)
Even adalah sesuatu yang terjadi pada
halaman HTML. Berikut ini terdapat beberapa bentuk kejadian yaitu jika pengguna
memuat dokumen, pengguna memasukkan data, pengguna mengklik tombol dan
sebagainya. Hal-hal tersebut diatur oleh even. Semua kejadian pada Javascript
dapat anda tangani dengan menentukan kejadiannya. Biasanya kejadian(even)
adalah sebuah fungsi, tetapi pada beberapa kasus, kita dapat menuliskan
pernyataan-pernyataannya secara langsung.
Berikut ini adalah daftar kejadian(even)
pada JavaScript :
Kejadian
|
Keterangan
|
onClick
|
Kejadian yang
dibangkitkan bila pengguna mengklik sebuah elemen form atau link.
|
onChange
|
Dibangkitkan bila
informasi masukan pada sebuah elemen form (text, textarea, select) diubah
oleh pengguna.
|
onBlur
|
Dibangkitkan
ketika suatu elemen kehilangan focus masukan, yaitu ketika pengguna menekan tombol <tab> atau
mengklik elemen lain form lainnya.
|
onFocus
|
Dibangkitkan bila
sebuah elemen form menerima focus masukan; yaitu bila pengguna mengklik elemen
form tersebut atau menekan tombol <tab> sehingga focus masukan
berpindah ke elemen ini.
|
onAbort
|
Dibangkitkan bila
pengguna menghentikan
pemuatan citra
(tag<img>) yaitu bila pengguna menekan tombol stop atau mengklik link.
|
onError
|
Dibangkitkan bila terjadi
kesalahan saat browser memuat dokumen atau citra.
|
onLoad
|
Dibangkitkan bila
browser selesai memuat
Document
|
onUnload
|
Dibangkitkan bila
pengguna keluar dari dokumen.
|
onMouseOver
|
Dibangkitkan bila
kursor mouse berada di atas sebuah link.
|
onMouseOut
|
Dibangkitkan bila
kursor mouse keluar dari daerah link atau peta citra.
|
onReset
|
Dibangkitkan bila
pengguna menekan tombol reset
|
onSelect
|
Kejadian yang
dibangkitkan bila pengguna memilih sebagian atau seluruh teks pada elemen
form yang berupa kotak teks.
|
onSubmit
|
Dibangkitkan
ketika pengguna menekan tombol submit.
|
Berikut ini akan diberikan beberapa
contoh program-program yang menggunakan kejadian-kejadian dalam aplikasinya.
Contoh program yang menggunakan even
OnClick :
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<BODY>
<SCRIPT
LANGUAGE="JavaScript">
function
warna(pilihan)
{
alert("Anda
Memilih Warna " + pilihan);
document.bgColor=pilihan;
}
</SCRIPT>
<h1
align="center">Latihan Event OnClick</h1>
<hr
width="500" color="black" noshade>
<h3
align="center">Pilih warna favorit anda.</h3>
<CENTER>
<FORM>
<INPUT
TYPE="button" VALUE="Biru"
onClick="warna('lightblue')">
<INPUT
TYPE="button" VALUE="Pink"
onClick="warna('pink')">
<INPUT
TYPE="button" VALUE="Coklat" onClick="warna('burlywood')">
<INPUT
TYPE="button" VALUE="Kelabu"
onClick="warna('darkgray')">
<INPUT
TYPE="button" VALUE="Oranye"
onClick="warna('peachpuff')">
<INPUT
TYPE="button" VALUE="Putih"
onClick="warna('white')">
</FORM>
<FORM>
<IMG
NAME="coolfan" SRC="fanoff.gif" width=61
height=72><BR><BR>
<INPUT
TYPE=BUTTON VALUE=" Off " onClick="coolfan.src =
'fanoff.gif'">
<INPUT
TYPE=BUTTON VALUE=" On " onClick="coolfan.src =
'fanon.gif'">
</FORM>
</CENTER>
<hr
width="500" color="black" noshade>
</BODY>
</HTML>
Contoh program yang menggunakan even
OnBlur dan onFocus :
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<BODY>
<SCRIPT
LANGUAGE="JavaScript">
function
masukannim()
{
if
(document.f.inim.value=="")
{
alert("anda
belum memasukkan nim");
}
}
function
masukannama()
{
if (document.f.inama.value=="")
{
alert("anda
belum memasukkan nama");
}
}
function
masukanalamat()
{
if
(document.f.ialamat.value=="")
{
alert("anda
belum memasukkan alamat");
}
}
function
terimakasih()
{
if
((document.f.inim.value!="")&&(document.f.inama.value!="")&&
(document.f.ialamat.value!=""))
{
alert("Terima
Kasih Telah mengisi Data");
}
else
alert("Mohon
Data Dilengkapi");
}
</SCRIPT>
<h1
align="center">Latihan Event OnFocus dan OnBlur</h1>
<hr
width="600" color="black" noshade size="10">
<font
face="arial">
<h3
align="center">R E G I S T R A S I</h3>
<hr
width="600" color="black" noshade size="2">
<CENTER>
<form
name="f" method="get">
<TABLE>
<tr>
<td
width="31%">NIM</td>
<td
width="7%">:</td>
<td
width="62%"><input type="text" name="inim" size="9"
onFocus="window.status='Silahkan
Mengisi NIM Anda';"
onBlur="masukannim()"></td>
</tr>
<tr>
<td
width="31%">NAMA</td>
<td
width="7%">:</td>
<td
width="62%"><input type="text" name="inama"
size="23"
onFocus="window.status='Silahkan
Mengisi Nama Anda';"
onBlur="masukannama()"></td>
</tr>
<tr>
<td
width="31%">ALAMAT</td>
<td
width="7%">:</td>
<td
width="62%"><input type="text"
name="ialamat" size="34"
onFocus="window.status='Silahkan
Mengisi Alamat Anda';"
onBlur="masukanalamat()"></td>
</tr>
</table>
<hr
width="600" color="black" noshade size="2">
<p><input
type="BUTTON" value="Kirim"
Onclick="terimakasih()">
<input
type="reset" value="Reset"></p>
</form>
</center>
</BODY>
</HTML>
Contoh program yang menggunakan even
onLoad dan onUnload
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<BODY
Onload="tanggal()" OnUnload="tutup()">
<SCRIPT
LANGUAGE="JavaScript">
<!--
Hide from browsers that do not understand Javascript
function
tanggal()
{
var
d = new Date();
var
y = d.getFullYear();
var
m = d.getMonth() + 1;
var
d = d.getDate();
var
t = d + '/' + m + '/' + y + ' ';
defaultStatus
= "Anda datang pada tanggal " + t + ".";
alert("Selamat
Datang Teman \n Silahkan Masuk Ke Websiteku");
}
function
timer()
{
var
d = new Date();
var
jam = d.getHours();
var
menit = d.getMinutes();
var
detik = d.getSeconds();
var
strwaktu = (jam<10)?"0"+jam:jam;
strwaktu
+=(menit<10)?"0"+menit:" : "+menit;
strwaktu
+=(detik<10)?"0"+detik:" : "+detik;
document.f.txtwaktu.value="
"+strwaktu;
setTimeout("timer()",200);
}
function
tutup()
{
window.alert("Terimakasih
Telah Berkunjung\nJangan lupa Datang
kembali
Ya..");
}
//
end hiding -->
</SCRIPT>
<h1
align="center">Latihan Event OnLoad dan OnUnLoad</h1>
<hr
width="600" color="black" noshade size="10">
<font
face="arial">
<h3
align="center">SELAMAT DATANG</h3>
<CENTER>
<form
name="f">
<h4
align="center">Sekarang Menunjukkan Jam</h4>
<input
type="Text" size="16" name="txtwaktu">
<hr
width="600" color="black" noshade size="2">
</form>
<SCRIPT
LANGUAGE="JavaScript">timer()</SCRIPT>
</center>
</BODY>
</HTML>
Contoh program yang menggunakan even
onMouseOut dan onMouseOver
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<BODY>
<SCRIPT
LANGUAGE="JavaScript">
function
g1()
{
document.f.imgfan.src="fanon.gif"
}
function
g2()
{
document.f.imgfan.src="fanoff.gif"
}
</SCRIPT>
</SCRIPT>
<h1
align="center">Latihan Event OnMouseOver dan OnMouseOut</h1>
<hr
width="600" color="black" noshade size="10">
<font
face="arial">
<h3
align="center">SELAMAT DATANG</h3>
<CENTER>
<form
name="f">
<Img
Name="logo" src="logo1.gif"
onmouseover="document.logo.src='logo2.gif';window.status='Motto
Jawa
Barat'"
onmouseout="document.logo.src='logo1.gif';window.status='Gemah
Ripah
Repeh
Rapih'">
<h4
align="center">Nongkrongin Tugas Pemrograman Web Sampe Pagi…</h4>
<A
HREF="latevenonclick.html" onMouseOver="g1()"
onMouseOut="g2()">
<IMAGE
NAME="imgfan" SRC="fanoff.gif" WIDTH=61 HEIGHT=72
BORDER=0>
</A>
<p>
Contoh
Link Dengan Even
</p>
<A
HREF="http://www.google.com"
onMouseOver="document.bgColor='#ffcc00';
onMouseOver=window.status='Ke
Website Google.Com'; return
true">Google.Com</A><BR>
<A
HREF="http://stmikbumigora.ac.id"
onMouseOver="window.status='Oh,
jangan
deket-deket..';
return
true" onMouseOut="alert('Nah gitu dong'); return true">Stmik
Bumigora Mataram </A>
<hr
width="600" color="black" noshade size="2">
</form>
</center>
</BODY>
</HTML>
Kejadian (Event) - 2
9.1 Event On Submit
Event on submit akan dibangkitkan
apabila seorang user menekan tombol submit. Dengan event ini data yang
diinputkan akan dikirimkan ke tempat lain (email, file teks atau ke dalam suatu
tabel).
Contoh Program JavaScript
<Html>
<Body>
<SCRIPT
LANGUAGE="JavaScript">
function
cari()
{
var
kata = document.formcari.keyword.value;
var
hasil = "http://www.google.com/search?q=" + kata ;
window.open(hasil,
'google', config='height=500,width=750
scrollbars=yes
location=yes')
}
</SCRIPT>
<FORM
NAME="formcari" onSubmit="cari()">
<center>
<table>
<tr>
<td
colspan="4" bgcolor="orange"><h1
align="center">S e a r c h -
E n
g i n e</h1><hr color="black" size="4"
></td>
</tr>
<tr>
<td><b>Cari
pakai</b></td>
<td><img
src="logoogle.gif"></td>
<td><INPUT
NAME="keyword" SIZE="40"
TYPE="text"></td>
<td><INPUT
TYPE="submit" VALUE="Cari .. !!"><input
type="reset"
Value="Ulang"></td>
</tr>
<tr>
<td
colspan="4" bgcolor="orange"><hr
color="black" size="4"
></td>
</tr>
</table>
</center>
</FORM>
</body>
</html>
Berikut diberikan contoh event submit
yang terjadi pada form pengisian data guestbook yang hasilnya akan dikirim ke
suatu email.
Contoh Program JavaScript
<Html>
<Body>
<SCRIPT
LANGUAGE="JavaScript">
function
isiform(form)
{
isinama(form);
isiemail(form);
isikomentar(form);
kosongkan(form);
}
function
kosongkan(form)
{
if((isinama(form)
&& isiemail(form) && isikomentar(form)))
{
form.submit;
}
if((isinama(form)==
false || isiemail(form)== false ||
isikomentar(form)==
false))
{
salahisi(form);
}
}
function
salahisi(form)
{
var
teks ="Ada Kesalahan Isian :";
if
(isinama(form)== false)
{teks
+="\nNama Anda";}
if
(isiemail(form)==false)
{teks
+="\nEmail Anda";}
if
(isikomentar(form)==false)
{teks
+="\nKomentar Anda";}
alert(teks);
}
function
isinama(form)
{
if
(form.nama.value=="")
{return
false;}
else
{return
true;}
}
function
isiemail(form)
{
if((form.email.value==""
|| form.email.value.indexOf('@',0)==-1) ||
form.email.value.indexOf('.')==-1)
{return
false;}
else
{return
true;}
}
function
isikomentar(form)
{
if(form.cs.value=="")
{return
false;}
else
{return
true;}
}
</script>
<form
name="f" method="post"
action="mailto:mailyahoo.com?subject=Form">
<font
face="Arial">
<table
align="center">
<tr
bgcolor="gray">
<td
colspan="2" align="center"><h1>G u e s t B o o
k</h1></td>
</tr>
<tr
bgcolor="peachpuff">
<td>Nama
Anda :</td>
<td><input
type="text" value="" name="nama" size="30"</td>
</tr>
<tr
bgcolor="peachpuff">
<td>Email
Anda :</td>
<td><input
type="text" value="" name="email"
size="30"</td>
</tr>
<tr
bgcolor="peachpuff">
<td>Komentar
Anda :</td>
<td><textarea
name="cs" rows="5"
cols="50"></textarea></td>
</tr>
<tr
bgcolor="orange">
<td
colspan="2" align="center">
<input
type="button" name="thesubmit" value="kirim"
onClick="isiform(this.form)">
<input
type="reset" value="hapus">
</td>
</tr>
<tr
bgcolor="gray">
<td
colspan="2" align="center"><b>Terima Kasih Telah
Mengisi
Guest
Book</b> </td>
</tr>
</table>
</font>
</form>
</body>
</html>
9.2 Manipulasi Gambar
Untuk memuat suatu image, pada
Javascript terdapat objek Image. Untuk membuat objek tersebut pendeklarasiannya
adalah sebagai berikut :
img1
= new Image ()
img1.src = "pic1.gif"
artinya membuat objek image dengan
isinya adalah image pic1.gif
berikut akan diberikan contoh mengenai
objek image :
Contoh Program JavaScript
<HTML>
<BODY>
<SCRIPT
LANGUAGE="JavaScript">
var
num=1
img1
= new Image ()
img1.src
= "pic1.gif"
img2
= new Image ()
img2.src
= "pic2.gif"
img3
= new Image ()
img3.src
= "pic3.gif"
img4
= new Image ()
img4.src
= "pic4.gif"
img5
= new Image ()
img5.src
= "pic5.gif"
img6
= new Image ()
img6.src
= "pic6.gif"
function
slideshow(x)
{
num=num+x
if
(num==7)
{num=1}
if
(num==0)
{num=6}
document.mypic.src=eval("img"+num+".src")
}
</SCRIPT>
<CENTER>
<IMG
SRC="pic1.gif" NAME="mypic" BORDER=0 height="200"
width="150"><p>
<A
HREF="JavaScript:slideshow(-1)">Previous</A>
<A
HREF="JavaScript:slideshow(1)">Next</A>
</CENTER>
</BODY>
</HTML>
Contoh Program JavaScript
<html>
<head>
<script
language="javascript">
<!--
var
image1=new Image()
image1.src="1.gif"
var
image2=new Image()
image2.src="2.gif"
var
image3=new Image()
image3.src="3.gif"
//-->
</script>
</head>
<body>
<center>
<h2>Penggunaan
Objek Image Untuk Membuat SlideShow</H2><hr size=5
color="black">
<img
src="1.gif" name="slide" width="100"
height="100">
<script>
<!--
//variable
yang akan menaikan hitungan gambar
var
step=1
function
slideit(){
//jika
browser tidak mendukung metode dokumen.image maka keluar.
if
(!document.images)
return
document.images.slide.src=eval("image"+step+".src")
if
(step<3)
step++
else
step=1
//memanggil
function "slideit()" setiap 1 detik
setTimeout("slideit()",1000)
}
slideit()
//-->
</script>
<hr
size=5 color="black">
</body>
</html>
Marquee dan Frame
10.1 Membuat Marquee
Marquee berarti teks yang dapat berjalan
pada halaman website. Terdapat 2 macam jenis marquee yaitu marquee pada halaman
web dan marquee pada status bar. Berikut ini adalah contoh program marquee
dengan menggunakan JavaScript.
Contoh Program JavaScript
<html>
<Head>
<Title>membuat
Marquee
Pada Status bar</Title>
</head>
<body
bgcolor="lightblue"><center>
<p><font
color="orange" size="5">Latihan Marquee Dengan
JavaScript</p>
<body
onload="p()">
<script
languange="JavaScript">
var
pesan ="Hallo Friend...Apa Khabar? ";
var
pesan2 ="Welcome To My website ";
function
p()
{
document.basis.kotak.value=pesan;
pesan=pesan.substr(1,pesan.length)+pesan.substr(0,1);
pesan2=pesan2.substr(1,pesan2.length)+pesan2.substr(0,1);
window.status=pesan2;
setTimeout("p()",100);
}
</script>
<form
method="post" name="basis">
<input
type="text" name="kotak" size=20>
</form>
</body>
</html>
Dengan program tersebut marquee dapat dibuat
didalam halaman web maupun pada status bar yang terletak dibawah halaman web.
10.2 Membuat Frame
Frame digunakan untuk memisahkan
beberapa halaman web yang ditampilkan dalam suatu halaman web. Penggunaan frame
biasa diperuntukkan untuk memuat halaman yang selalu diakses misal halaman
menu. Berikut adalah contoh program yang menggunakan frame.
Halaman UTAMA.HTML
Contoh Program JavaScript
<html>
<Head>
<Title>Latihan
Frame</Title>
</head>
<Frameset
cols="30%,*">
<frame
src="menu.html" name="fr1">
<frame
src="awal.html" name="fr2">
</frameset>
</html>
Halaman MENU.HTML
Contoh Program JavaScript
<html>
<Head>
<Title>Latihan
Frame-Menu</Title>
</head>
<body
bgcolor="lightgreen">
<script
language="JavaScript">
function
menu()
{
str="latmath.HTML";
if
(document.fform.rbmenu[1].checked)
str="latobjekteks.HTML";
else
if (document.fform.rbmenu[2].checked)
str="latobjekselect.HTML";
else
if (document.fform.rbmenu[3].checked)
str="latobjekcheck.HTML";
parent.fr2.location.href=str;
}
</script>
<p>Pilih
latihan Dibawah Ini</p>
<form
name="fform">
<p><input
type="radio" checked name="rbmenu"
value="1">Matematika</p>
<p><input
type="radio" name="rbmenu" value="2">Objek
teks</p>
<p><input
type="radio" name="rbmenu" value="3">Objek
Select</p>
<p><input
type="radio" name="rbmenu" value="4">Objek
Check</p>
<p><input
type="button" onclick="menu()"
value="tampilkan">
</form>
</body>
</html>
Halaman AWAL.HTML
Contoh Program JavaScript
<html>
<body
bgcolor="pink">
<center>
<h1>Halaman
ini dengan menggunakan</h1>
<h1>Frame</h1>
<p><strong>Design
By Yantori Blingking</strong></p>
<p><strong>Email
:<a href="mailyahoo.com">
Yantori6tab@gmail.com
</strong></p>
</center>
</body>
</html>
WARNING : diharapkan bagi yang mengcopy dan menyebarluaskan untuk menambah sumber. bagi yang mengamalkan(dipelajari.red)jika terdapat sintaq yang error, mohon dimaklumi atau bisa langsung dicomment...terimakasih.






































Tidak ada komentar:
Posting Komentar